KEREJEKIAN YA GHENI (Memperluas Hubungan)

Admin     16:24     No comments
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatu....

Amalan:

-Ashadualaillahailallah Waashaduana Muhammadarosululloh.
- Bismillahirrohmanirrohim.
- Mahnaini, Ya Sirru, Ya Rohmanu, Ya Ghe'ni, Minta mulus rahayu berkah selamat, Laillahailallah Muhammadarosululloh.
- Tunaini, Ya Sirru, Ya Rohmanu, Ya Ghe'ni, Minta mulus rahayu berkah selamat, Laillahailallah Muhammadarosululloh.


 Faedah Insya Allah:
- Membuka jalan rizki.
- Memperluas hubungan dan simpati.
- Membuka aura positif.
- Pengasihan dan wibawa.
- Ikhtiar memohon jodoh.

Selesai aktifitas di malam Jumat 14 Maret 2014, sepanjang malam entah mengapa sangat susah mata ini di pejamkan, walau rasanya lelah, hingga waktu menunjukan jam 4:00 WIB jelang Subuh, hujan rintik membawa hawa dingin.

Tiba-tiba terbayangkan suatu kisah, ketika bertemu dengan Pria Tua yang biasa di panggil Abah, asal Cirebon, ketika itu beliau sudah tinggal lama di Lampung, tepatnya di Desa Sinar Jaya, kec. Sungai Nibung, Kab. Gedung Meneng, Kec. Tulang Bawang, dan kebetulan penulis juga berada di wilayah tersebut kala itu.

Suatu ketika penulis mendengar rumor, bahwa Abah meninggal dunia, tapi ada yang aneh, ketika tubuh abah di mandiin dan sudah di pasang kain kafan, jelang di sholatin ternyata Abah bangun dan hidup lagi, tapi keluarga dan masyarakat sekitar sudah tidak heran lagi atas kejadian tersebut, karena anaknya Abah pernah menceritakan bahwa, "Abah pernah meninggal lantas hidup lagi, dan ini yang kedua kalinya", ujar salah satu warga yang pernah dikisahkan meninggalnya Abah.

Karena penulis belum lama di daerah tersebut, ya maklum saja kalau tidak tahu ada kisah aneh yang Abah alami, dan kesimpulan penulis, Abah belum meninggal, mungkin pembaca pernah mendengar ada kejadian "MATI SURI", nah, penulis yakin mati suri adalah kejadian di balik bangkitnya Abah dari kematian untuk ke dua kalinya.

Beberapa hari kemudian penulis mengajak dua orang teman, untuk menyelidiki kebenaran rumor tersebut, setelah bercakap-cakap, dalam waktu yang di tentukan, kami ber tiga menyambangi kediaman Abah Cirebin tersebut, dengan niat silaturohmi. Setelah sampai di depan kediaman beliau, "penulis melihat sosok, maaf, tua dan sudah bongkok", lantas kami pun mengucapkan salam, dengan tertatih, Abah menjawab salam kami, "aneh memang, orang seusia beliau biasanya identik dengan tunarungu atau mata rabun", tapi lain halnya dengan Abah.

Tahukah anda, ternyata pendengaran dan penglihatan Abah masih sangat baik, dan walau berjalan perlahan dengan tekennya, tapi abah masih sanggup berjalan dari bale-bale menuju ruang tamu, karena ternyata di rumah hanya ada Abah seorang, setelah kami bersalaman, lantas beliau mempersilahkan kami duduk di kursi bambu.

Memulai obrolan, salah satu teman menanyakan kabar kesehatanya, jawab Abah, "Alhamdulillah baik Jang", seraya tersenyum, dan ternyata Abah mengenali kami, akhirnya kami hanyut dalam omrolan, hingga lupa misi untuk mencari tahu kejadian aneh dalam kematian Abah, lantas abah menghela nafas dan berkata, "Jang, sebenarnya ketika kita meyakini atas kebesaran Allah, maka kita tidak akan ada rasa khawatir dalam hal apa pun", celetul abah, lantas penulis bertanya, "kok bisa seperti itu bagaimana Bah", panggilan akrab beliau, lantas Abah melanjutkan tutur katanya, "ya contohnya Abah, dari muda hingga sekarang ga ada beban apa pun dalam menjalani hidup, yang penting berusaha, sabar, dan mau ikhtiar", seraya tersenyum, "kalau ujang (panggilan untuk kami) mau Ikhtiar, Abah bakal kasih tahu cara juga doanya", lanjut beliau.

Lantas penulis menanyakan bagaimana caranya dan apakah dihalalkan dalam hukum Islam?...beliau langsung menyahut dengan lantang, "Insya Allah Jang, tidak melanggar syariat Islam", karena ini bukan guna2, sihir dsb,... Ini doa lo Jang", lalu apa keutamaaNya, tanya penulis, Abah bercerita, "dalam urusan rizki, sesungguhnya Allah SWT sudah memberikan, tapi harus ada usaha disertai ikhtiar", ujarnya.

"Dan Abah Alhamdulillah merasa cukup, bahkan dalam urusan awewe(wanita dalam bahasa sunda) Abah pun tidak pernah cari, malahan mereka yang suka sama Abah, tapi Abah tidak menyarankan digunakan yang melanggar hukum agama dan negara, karena jika berdosa akan tidak baik dan ujang tanggung sendiri dosa tersebut, ini semata alat ikhtiar untuk berdoa kepada Allah SWT". Akhir cerita, Abah memberikan amalan atau doa di atas, dan cara mengamalkanya di tiap malam hari kelahiran, di utamakan ngamalin/bacanya pas jam 12:00 malam, di baca 3X tanpa nafas atau di tiap sholat 5 waktu juga baik sebagai doa.

Setelah mengobrol panjang, akhirnya kami pun berpamitan, tepat jam 9 pagi, lantas kami pulang ke rumah masing-masing, waktu berjalan dan tiba-tiba salah satu teman memberi kabar, sekitar jam 3 sore, Abah wafat, Innalillahi wainailahi ridziun.....setelah ke rumah Abah, ternyata sudah di makamkan.

Dalam beberapa waktu kemudian

Mengutip pesan Abah, "doa ini untuk kerejekian", tapi berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa teman, malah hal yg menarik perhatian, dimana ketika mengamalkan dengan keyakinan meminta hanya kepada Allah, malah banyak wanita yang suka, dan jika pengamal wanita, insya Allah banyak pria yang jatuh cinta kepada yang mengamalkanya, dan ternyata, tidak di sadari banyak mengenal orang tanpa di sengaja, anehnya orang kenalan baru ini sudah percaya dan akrab dengan saya, begitu pun kisah beberapa orang yang mengamalkan ijazah ini, lantas menjalankan hub baik, hingga ketika mereka ada usaha, beberapa orang mengajak untuk bergabung mengerjakan pekerjaan mereka, ada juga yang mengajak bergabung di perusahaanya, kesimpulannya, amalan ini memang untuk kerejekian, karena datangnya rejeki dari Allah pun masih melalui lantaran orang lain, jd ketika kita memiliki hubungan baik dengan banyak orang, INSYA ALLAH jalan rejeki akan terbuka, menciptakan aura positif hingga menyebar di lingkungan pelaku amalan ini, termasuk untuk pengasihan, bahkan beberapa sahabat yg berihtiar untuk mencari jodoh, Alhamdulillah sudah menikah, walau saat banyak wanita menggodanya, dan inilah cobaan terberatnya, banyak disukai oleh lawan jenisnya, tentu, dari banyak yang suka, ada satu saja yang baik, jadi anda harus bersabar dan hindari zina, Almarhum Abah pun mengingatkan demikian, karena Allah membenci adanya perzinahan...

Semoga dapat di gunakan dalam hal baik saja, dan saya pribadi menyarankan bagi yang berminat mengamalkan ijazah ini, sudilah kiranya arif menggunakan dalam hal baik, jika melanggar, anda tanggung sendiri dosa dan akibatnya, di hadapan Allah SWT, amalkan dengan pasrah dan ini bukan ilmu pelet atau guna2, jadi tidak bisa di tujukan kepada seseorang tertentu, semua terserah Allah untuk mengabulkan dan menjawab doa Anda, amalkan dengan sabar dan tawakal, Insya Allah manfaat, amin.

NB: Tawassul di tujukan kepada, Nabi Besar Muhammad, dan Abah Cirebon.


Wassalamualaikum Wr Wb.....

Penulis dan pemberi Ijazah
JAKA KELANA-Lampung.

PERHATIAN: 
Waspadalah apabila ada oknum yang mengatasnamakan Kampus Olah Batin mohon jangan dihiraukan, atau web/blog yang mempublikasikan ijazah Kampus Olah Batin hasil copy-paste tanpa izin, saya tidak bertanggung jawab apabila terdapat segala kerugian, atau misal penipuan (mahar), atau akibat negatif mengamalkan tanpa ijazah langsung dan tanpa bimbingan dari saya, Kampus Olah Batin tidak memiliki cabang, web resmi www.kampusolahbatin.co.vu
,

0 comments :

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang kepada pembaca yang saya muliakan, isi dalam blog "Kampus Olah Batin" saya tulis untuk sebuah jurnal pribadi saya, juga terbuka untuk siapapun, untuk saudara/i yang mungkin tertarik mengamalkannya, atau hanya sekedar membacanya, di persilahkan, semoga bermanfaat, Amin.

PERHATIAN: Ijazah keilmuan Kampus Olah Batin yang di publikasikan oleh situs lain hasil copy-paste dari Kampus Olah Batin ini, sepenuhnya tanggung jawab pemilik situs tersebut, karena diluar sepengetahuan Kampus Olah Batin.

JAKA KELANA - Lampung, Indonesia.
Email: andreanoz.as@gmail.com.

Recommended

Subscribe to Newsletter

We'll never share your Email address.